Wednesday, November 18, 2009

Cerita Lucu Ponsel - Santet Layar Ponsel Warna Merah

Cerita Lucu Ponsel - Santet Layar Ponsel Warna Merah

Pernah dengar nggak dengar Santet Layar Ponsel Warna Merah, ceritanya sih begini .. udah lama juga sih di tempat saya pontianak heboh dengan berita Santet melalui ponsel ini sih lebih tepatnya gosip yach, heheheh karena emang nggak masuk akal banget. Masa jaman teknologi bisa dimasukin santet, hehehehe

Oke saya mulai cerita yach ?? beberapa bulan kemaren atau kalo nggak salah tahun lalu saya lupa juga, ditempat kami heboh dengan cerita santet melalui ponsel, bahkan terlalu hebohnya cerita ini sampai-sampai masuk koran, weleh weleh ....

Santetnya sih begini, apabila ada seseorang yang menelpon ke ponsel kamu, dan ketika kamu menjawab panggilan tersebut tiba-tiba ponsel kamu menjadi berwarna merah, maka kamu akan terkena santet dan langsung mati di tempat atau kalau beruntung kamu hanya akan tersengat, seperti tersengat listrik.

Cerita ini begitu hebohnya hingga berminggu-minggu, banyak juga teman-teman yang tidak berani mengangkat telepon, teman-teman baru berani menjawab telepon apabila ada tertulis nama kontak.

Ada satu konsumen yang malah menceritakan kawannya terkena dengan santet ini, dan beruntung tidak mati temannya hanya terkena seperti tersengat listrik aja, yach seperti tersengat listrik pemukul nyamuk itu lho.

Saya juga pernah ditelepon tukang santet ini, waktu itu nggak jelas juga saya langsung main angkat aja dan tidak melihat layar ponsel dan ketika saya ngomong "Halo..."ehh ternyata ada jawaban dari tukang santet ini dan langsung mengatakan "Sebenatar lagi kamu akan mati", kaget juga sih ... terus saya tanya lagi "Emang ada apa ??" dianya jawab lagi "Pokoknya kamu sudah terkena santet, dan kamu akan segera mati".

Karena bingung kemudian saya menjawab "Koq bisa ??", diapun menjelaskanya ke saya "kamu akan segera melihat warna merah di layar hp kamu, dan setelah semua warna merah memenuhi layar hp kamu, maka kamu juga akan segera mati", kemudian saya pun menjawab "Nggak mungkin ahh, kamu ini dari mana yach??", dia pun diam saja, terus saya tanya lagi "Kamu yakin saya terkena santet ??", dia pun diam saja - mungkin lagi baca-baca mantera santet kali yach.

Akhirnya dia bersuara juga "Sekarang saatnya!!" karena bingung saya pun nanya lagi "saatnya apa??", "saatnya lihat layar ponsel kamu, karena layar ponsel kamu mulai berubah menjadi warna merah !!", terus saya pun menjelaskan ke tukang santetnya "Mas !! Jangan main-main lagi donk... bagaimana bisa layar ponsel saya Merah, khan saya pake ponsel nokia 1110i yang monochorme, ada-ada aja nih Mas, kalo mau santet liat-liat dulu donk .... " Hahahahahaha.

Ternyata Ponsel jadul keren juga yach?? nggak bakal kena santet... Terus terang Cerita Santet diatas benar-benar terjadi di kota kami, tetapi cerita bahwa tukang santet itu menelepon saya adalah khayalan saya, hehehehehe.

Moga-Moga Cerita diatas nggak garing .....

Regrads
Nan-Yang

Wednesday, May 20, 2009

Raja Yang Bijaksana - Kejujuran

Jaman Dahulu, ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang Raja yang bijaksana semua Rakyat senang akan kepemimpinannya ... Semua Rakyat Hidup Makmur dan Sejahtera
tetapi Raja ini mempunyai satu masalah, yaitu Calon pengganti dirinya atau biasa di sebut Pangeran belum juga hadir untuk melengkapi kepemimpinannya

Dari 7 anak yang dimiliki semuanya adalah Perempuan .... Karena dari segi usia sebenarnya Raja ini sudah layak bersenang-senang melihat sosok sang Pangeran Memimpin Kerajaannya. Karena itulah akhirnya Sang Raja berunding dengan Penasehat-Penasehatnya untuk mencari Calon Pangeran ....

Beberapa hari kemudian Pengumuman Tentang Mencari Calon Pangeran
untuk menjadi pemimpin kerajaan ini tersebar di seluruh negri.



Adapun syaratnya adalah :
1. Pria, Batas Usia 17 tahun s/d 25 tahun
2. Sehat Jasmani dan Rohani
3. Jujur

Pada Akhirnya hanya muncul 3 Pemuda yang berani mengambil tantangan ini
Setelah ke 3 pemuda ini diperiksa oleh para penasehat raja, Ke-3 pemuda ini pun
langsung lolos dari 2 syarat teratas yang ditulis dipengumuman tersebut.

Kemudian ke-3 pemuda itu harus melalui syarat terakhir yang akan langsung
diuji oleh sang raja ... Sang Raja yang bijaksana berkata pada ke-3 pemuda itu

"Hmm.... saya cukup senang karena anda semua berani menerima tantangan yang
saya berikan, tetapi untuk lolos dari test ketiga ini ada satu pekerjaan
yang akan saya berikan kepada anda bertiga"

Sambil berkata demikian Sang Raja menyuruh penasehatnya mengambil ketiga kantong Kain
untuk diberikan kepada masing-masing pemuda tersebut. Kemudian Sang Raja Menyuruh Ktiga pemuda itu untuk membuka kantong masing-masing

Sang Raja berkata "Didalam kantong berisi bibit kacang, yang isinya dan banyaknya sama untuk setiap kantong. Sekarang Pulanglah, tanamlah dan peliharalah bibit kacang tersebut, dan kembali lagi 1 bulan akan datang" Ketiga pemuda itu terheran-heran mendengar syarat yang ditentukan oleh sang raja, maka tanpa banyak bertanya ke-3 pemuda pun pulang dengan kantong berisi bibit kacang.

Sebulan kemudian ..... Ke-3 pemuda tersebut datang lagi dengan hasil yang berbeda-beda Pemuda pertama hadir dengan tangan kosong, Pemuda Kedua hadir dengan seember tunas pohon kacang, Pemuda Ketiga hadir dengan seember tanah kosong.

Ketiga pemuda tersebut kemudian dihadapkan dengan Sang Raja, kemudian Penasehat raja
Meminta ketiga pemuda tersebut maju dan menunjukan hasil selama sebulan kehadapan Sang Raja.

Karena Merasa Hasilnya yang paling kelihatan Pemuda Kedua langsung maju dan berkata
"Yang Mulia, Lihatlah hasil yang saya dapatkan, Pagi - malam saya terus merawatnya bibit Kacang yang diberikan kepada saya dan lihat hasilnya, saya yakin jika saya yang terpilih maka saya akan merawat rakyat kita Pagi - Malam seperti Bibit ini"

Pemuda Pertama sambil tertawa dan berkata "hahaha... Yang Mulia, saya berani datang kesini bukan karena saya tidak berhasil merawat bibit Kacang, yang diberikan kepada saya. Tetapi bibit itu saya tanam di tanah saya yang luas, dan hasilnya sudah berlipat-lipat ganda dibandingkan satu ember pohon kacang. Yang Mulai bisa mengutuskan Orang untuk melihat hasil jerih payah saya dan saya yakin jika saya yang terpilih, maka Rakyat kita akan Makmur dan semuanya pasti akan kaya"

Sang Raja yang bijaksana tetap tenang melihat penjelasan dari kedua pemuda tersebut dan sekarang sang raja melihat pemuda yang ketiga dengan seember tanah, yang idalamnya tidak tumbuh apa-apa. Sang Raja pun memanggil Pemuda ketiga untuk memberikan penjelasan apa yang sudah dia lakukan selama 1 bulan ini

"Wahai anak muda .. apa yang anda dapatkan selama 1 bulan ini ?""

Pemuda ketiga dengan sedikit gugup menjawab "Ma..maafkan hamba Yang mulia,
sejak pulang dari istana sebulan yang lalu, saya mulai mencari tempat untuk menanam bibit yang diberikan kepada saya. Saya merawatnya Pagi - siang - dan Malam dan biasanya dalam 1 minggu sudah muncul tunas, tetapi anehnya hingga 2 minggu dan 1 bulan kemudian bibit yang dberikan kepada saya tidak mau tumbuh-tumbuh juga, padahal saya sudah yakin bahwa saya merawatnya dengan benar.

Terdengar suara-2 ketawa diruang istana, para penasehat, orang-orang yang ada di dalam ruangan dan kedua pemuda(Pemuda pertam dan Pemuda KEdua) ikut menertawakan Pemuda ketiga ini.

Sang Raja sedikit pun tidak tertawa, dan dengan suara yg keras Sang Raja Menyerukan
"KITA SUDAH MENDAPATKAN CALON PANGERAN !!", kemudian Sang Raja berdiri dan mendekati Pemuda Ketiga sambil menepuk bahunya Sang RAja mengatakan "Selamat, Anda adalah Calon Pangeran"

Semua mata yang didalam ruangan erbuka seakan tidak percaya, mengapa Pemuda yang gagal ini yang menjadi Calon Pangeran, tetapi karena itu keputusan Sang RAja maka semuanya diam saja.

Kemudian Sang Raja membuka rahasia kepada seluruh orang yang ada didalam ruangan
mengapa Pemuda Ketiga ini yang menjadi Pemenangnya "Apakah Anda Bertiga, telah membaca Syarat yang ada dipengumuman itu dengan hati ??" Semua orang merenungkan lagi syarat-syarat yang ditulis dipengumunann tersebut, kemudiaan Sang Raja berkata lagi

"Lihatlah Syarat Ketiga - KATA JUJUR. Syarat itu yang telah dipenuhi oleh Pemuda Ketiga ini" Masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh Sang RAja, maka kemudiaan sang Raja melanjutkan lagi

"Sebenarnya Bibit yang telah saya berikan kepada anda bertiga, telah saya masak terlebih dahulu... kemudian saya mengadakan Ujian ini kepada Kalian ...."

Tanpa disadari wajah Pemuda Pertama dan Kedua berubah menjadi merah Malu !! Sang Raja terus melanjutkan kata-katanya

"Jadi jika Anda-anda (Sang Raja menunjukan Pemuda Pertama dan Kedua) mengatakan bahwa anda merawatnya pagi-siang dan malam itu wajar saja, hal itu juga dilakukan
oleh Pemuda ketiga ini, tetapi bagaimana penjelasan Anda berdua ... Bibit yang sudah dimasak bisa tumbuh subur !! Sifat JUJUR tidak ada didalam diri kalian seperti Pemuda Ketiga ini"

Akhirnya Pemuda Ketiga dinobatkan sebagai Pangeran, dibantu dengan Para penasehat untuk membimbingnya membangun Kerajaan yang lebih baik lagi ....

Nb : Cerita diatas hasil modifikasi dari cerita yang sudah saya baca, tolong di koment !! Sori kalo ada tulisan yang salah orang ngawur soalnya baru belajar nulis Dongen :))

Regrads
Nan-Yang